Selamat Datang di Website Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta!     

Diterbitkan 20 Jun 2018

Pencarian dan upaya evakuasi buaya muara di Dermaga Sunda Pondok Dayung, Jakarta Utara terus dilakukan. Pada hari ini, Rabu tanggal 20 Juni 2018 kegiatan patroli dilakukan dalam upaya pencarian buaya muara. Pada pagi hari, kegiatan patroli dilakukan pada lokasi sekitar pemunculan buaya pertama kali yang terekam oleh personil TNI Angkatan Laut di Dermaga Sunda Kelapa. Kemudian, siang harinya dilanjutkan kegiatan patroli menyusuri dengan menggunakan speedboat dari Dermaga Sunda Pondok Dayung menuju ke Muara Angke. Sore harinya dilanjutkan dengan pemantauan pada lokasi tempat pemasangan perangkap. Pada kesempatan tersebut, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati (Ibu Indra Eksploitasi) turut serta meninjau lokasi pemasangan perangkap.


Kegiatan patroli hari ini dari pihak Balai KSDA Jakarta langsung dipimpin oleh Komandan Tim Evakuasi Seksi Konservasi Wilayah III dan ditemani anggota tim evakuasi terdiri dari Prion Sinurat, Rizki Prima S. Hut, Nasum, dan Ismet. Nasum Ucup menyampaikan bahwa pada saat patroli kemarin sekitar pukul 17.30 buaya tersebut muncul sebanyak 2 ekor.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ibu Siti Nurbaya) dalam pernyataan pers (17/6) menyampaikan bahwa hewan tersebut jangan ditembak dan disiapkan langkah evakuasi segera agar tidak mengancam keselamatan masyarakat sekitar. “Kami sudah meminta kepada pihak Lantamal untuk tidak menembak dengan senjata api satwa tersebut, kata Siti Nurbaya. Proses evakuasi yang dilakukan oleh Balai KSDA Jakarta merupakan tindak lanjut dari upaya penangkapan buaya dengan menggunakan senjata api.

Semoga proses pencarian dan evakuasi buaya ini segera berakhir.