Selamat Datang di Website Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta!     

Diterbitkan 21 Mar 2021

Kepala Balai KSDA Jakarta,Karyadi, saat membuka acara mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mengangkat peran perempuan dalam kegiatan konservasinkeanekaragaman hayati serta peran rimbawan dalam melestarikan di tengah pandemi . "Dalam kondisi pandemi, upaya - upaya konservasi dengan melibatkan berbagai pihak masih dpat dijalankan dengan tetap menetapkan protokol kesehatan.

Ngonser perdana tahun 2021 ini mengangkat tema "Terus Berbaki di Tengah Pandemi untuk Lingkungan dan Hutan Lestari di Tengah Pandemi untuk Lingkungan dan Hutan Lestari". Acara diawali dengan aksi bersih sampahselama 1,5 jam dan berhasil mengumpulkan 244 karung sampahyang kemudian diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bantar Gebang. Setelah itu acara dilanjutkan dengan diskusi tentang konservasi, dimana semua nara sumber berbagai pengalaman dan kegiatan pelesatarian lingkungan hidup.

"Saya terkejut dengan adanya temuan sampah plastik di kawasan - kawasan konservasi di jakarta yang berasal dari sungai - sungai yang bermuara ke laut. Padahal kawasan konservasi merupakan habitat untuk berbagai satwa liar" ujar Irfan Hakim, Bintang Tamu acara "Ngonser". Irfan Hakim yang juga berprefesi sebagai Presenter ini menyampaikan bahwa upaya untuk membersihkan sampah ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dan perlu dipublikasikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Dari pengalaman berbagai pihak tersebut, terlibat nahwa kepedulian terhadap lingkungan telah menjadi bagian dalam visi dan komunitas dan harus terus dikembangkan dan bersedia untuk peran aktif dalam upaya - upaya pelesatarian lingkungan hidup, baik insitu maupuk eksitu. Aksi koleftif ini menunjukkan bahwa semua pihak bisa mengambil peran dalam upaya pelesatarian lingkungan . Bumi bukan warisan tetapi titipan yang harus kita jaga untuk anak cucu kita dimasa yang akan datang, jangan biarkan alam dan satwa liar berkhir sebagai kisah - kisah yang tidak bisa dilihat dlam dunia nyata.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 120 peserta dari DHarma Wanita Persatuan Balai KSDA Jakarta, Karyawan/i Balai KSDA Jakarta, Yayasan Budha Tzu Chi, PJLP Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Kopral, Eksatli, Karang Taruna Kamal Muara, Karang Muara Animal Rescue dan Penagkar binaan Balai KSDA Jakarta.