Selamat Datang di Website Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta!     

Diterbitkan 22 Oct 2021

Kelompok Lancang Mania Fish yang merupakan kelompok binaan Balai KSDA Jakarta di Kelurahan Pulau Pari pada tanggal 21 Oktober 2021 kedatangan tim dari Balai KSDA Jakarta . Hari itu merupakan pelaksanaan kegiatan pelatihan budidaya lele. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas anggota kelompok Lancang Mania Fish yang pada tahun 2021 ini melaksanakan kegiatan budidaya lele sebagai usaha peningkatan usaha ekonomi.

Kegiatan pelatihan budidaya lele ini menghadirkan narasumber dari Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jaka Trenggana. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh peserta dari anggota kelompok Lancang Mania Fish dan beberapa dari perwakilan anggota masyarakat. Kegiatan diawali sambutan dan pesan dari Kepala Balai KSDA Jakarta yang disampaikan oleh pendamping kelompok. Dalam pesannya, Kepala Balai menyampaikan salam hormat untuk kelompok. Selain itu disampaikan agar kegiatan pelatihan bisa diikuti dengan baik oleh semua anggota kelompok, sehingga bisa meningkatkan pengetahuan yang dapat memberi peluang lebih baik untuk keberhasilan budidaya lele. Pesan terakhir bahwa "Tidak ada ada yang tidak mungkin", dengan keseriusan dan kerja keras semua orang bisa berhasil.

Jaka dalam pemaparannya menjelaskan tentang prinsip-prinspi dalam membudidayakan lele. Hal yang perlu diperhatikan yaitu menjaga kualitas air dengan kadar garam/salinitas 0 dan kandungan kimia untuk menjernihkan air. Hal lainnya yang perlu dijaga dan diperhatikan yaitu terkait pakan/pelet. Pelet disesuaikan dengan usia dan ukuran ikan serta memastikan tidak banyak pelet yang tersisa agar tidak menjadi racun, Pensortiran juga secara berkala harus dilakukan mengingat lele bersifat kanibal.

Pelatihan dilanjutkan dengan praktek pemeriksaan kualitas air yang akan digunakan dalam budidaya. Kolam budidaya lele sebelumnya telah selesai dibuat dan air juga ditampung kurang lebih 1 minggu. Diskusi berlangsung secara interaktif baik pada sesi teori maupun praktek. 

Semoga dengan adanya kegiatan pelatihan budidaya lele ini menjadikan kelompok Lancang Mania Fish dapat mendukung pelaksanaan budidaya lele dan menghasilkan ikan lele yang tidak hanya baik secara kualitas namun secara kualitas juga terjamin.

 

Penulis : Richard Sirait, Penyuluh BKSDA Jakarta