Selamat Datang di Website Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta!     

Diterbitkan 10 Aug 2020

Senin, 10 Agustus 2020 - Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) merupakan ajang membudayakan sekaligus mengajak peran serta aktif masyarakat untuk peduli pada konservasi alam. Mengusung tema "Nagara Rimba Nusa: Merawat Peradaban Menjaga Alam". Kegiatan HKAN Tahun 2020 di BAlai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta dilaksanakan di kawasan konservasi TWA Angke KApuk dengan melakukan kegiatan aksi bersih sampah dan penanaman pohon mangrove. Aksi ini juga dilaksanakan serentak di 74 UPT lingkup Direktirat Jenderal KSDAE dengan tersambung lewat video conference. seluruh rangkaian ini merupakan bagian dari Road To Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) yang diikuti oleh ± 226 orang dengan mengikuti protokol kesehatan masa pandemi Covid-19.

Wakil Menteri LHK, Aleu Dohong hadir dan berharap melalui kegiatan ini konservasi dapat menjadi bagian dari sikap hidup sehari-hari masyarakat agar menjelma menjadi budaya bangsa. Wamen juga mengingatkan agar selama Pandemi Covid-19 ini masyarakat yang terdampak dapat segera pulih salah satunya dengan mengunjungi kawasan Taman Nasional (TN) dan Taman Wisata Alam (TWA) yang berada diseluruh Indonesia pada masa transisi transisi ini. hal ini diharapkan akan menciptakan optimisme dan peluang bagi para pihak dalam pengelolaan pariwisata alam dan turut mendorong dalam pemulihan kondisi mental, fisik dan pemulihan perekonomian Indonesia seara menyeluruh.

Dalam penyelenggraan aksi bersih sampah dan penanaman pohon mangrove di TWA Angke Kapuk dengan vegatasi hutan mangrove dalam hal ini Wamen sekaligus mengkampanyekan kepada masyarakat terkait pentingnya keberadaan hutan mangrove untuk melindungi kehidupan manusia. Pohon mangrove memiliki fungsi salah satunya barier penghambat tsunami dan sebagai penyimpan karbon. "Simpanan karbon terbesar itu ada tanah mangrove, lebih besar 4 kali lipat dari terestrial/daratan" ujarnya. selain itu juga dapat mencegah air laut ke darat, memfilter racun-racun dari limbah yang mengandung eviromental service/jasa lingkungan berupa keindahan alam dan kesegaran juga potensi sebagai ekowisata.

Sementara itu Dirjen KSDAE, Wiratno menyatakan dalam aksi hari ini sebagai salah satu rangkaian kegiatan Road To HKAN 2020 yang dilaksanakan tepat di tanggal 10 Agustus yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 22 TAhun 2009 sebagai Hari Konservasi Alam Nasional. Pelaksanakan HKAN 2020 menjadi salah satu momentum perayaan nasional yang sangat bersejarah karena dilaksanakan di tengah-tengah mewabahnya virus Covid-19 yang terjadi secara global diseluruh negara di dunia. Dalam masa pandemi ini berdampak pada seluruh aspek terutama dibidang ekonomi yang mana sektor pariwisata alam yang ada di dalamnya. Wiratno menyatakan, reaktivitasi diharapkan dapat mendukung kegiatan pariwisata alam dengan mengusung konsep forest for healing yang berakar kuat dari sikap hidup dan budaya living with nature yang tidak mengedepanan jumlah kunjungan, namun justru quality tourism.

Dalam kegiatan aksi bersih sampah dan penanaman pohon mangrove yang dilaksanakan di TWA Angke Kapuk juga dihadiri oleh tamu undangan antara lain Wakil Wali KOta JAkarta Utara, Dirjen Lingkup Kementerian LHK, Direktur Lingkup Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kepala Balai KSDA dan Kepala Balai Taman Nasional, Ketua Pembina Saka Wanabakti dan saka KAlpataru, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Kepala Dinas Pertamanan dan HUtan Kota Provinsi DKI Jakarta, CAmat Penjaringan, Lurah Muara Kamal,, KApolsek Penjaringan, Koramil, Ketua Yayasan Internasional Animal Rescue, Ketua Kelompok Edukasi SM Muara Angke, Ketua FK3I, Ketua Pecinta Rimba Alam Liar, Pimpinan PT Multi Arta Pratama dan PT Muridra Karya Lestari. 

Kegiatan bersih sampah yang dilakukan hari ini terkumpul 205 buah karung atau setara berat 407 kg, dengan jenis sampah yang mayoritas plastik yang dilakukan di 10 (sepuluh) lokasi.  aksi serentak ini tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19, antara lain menggunakan masker, menyediakan handsanitizer, tempat cuci tangan, pembatasan jumlah peserta dan menjaga jarak antar peserta.

Puncak peringatan HKAN tahun 2020 akan tetap dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HKAN. Peringatan puncak ini direncakan pada bulan September 2020 bertempat di TAman NAsional Kutai, Bontang - KAlimantan Timur.

 

Penanggung Jawab: Kepala Balai KSDA Jakarta

Penulis: Sri Mulyani, SE (Penyuluh Kehutanan)