Selamat Datang di Website Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta!     

Diterbitkan 27 Sep 2025

Visit to School: Anak SDN Johar Baru 15 Belajar Menjaga Satwa & Tumbuhan Langka

Jakarta, September 2025 — BKSDA Jakarta melaksanakan kegiatan edukasi konservasi melalui program Visit to School. Kali ini, kegiatan digelar di SDN Johar Baru 15, Jakarta Pusat, dengan tujuan mendekatkan anak-anak pada satwa liar dan tumbuhan langka yang menjadi kekayaan hayati Indonesia.

Sejak pagi, suasana sekolah terlihat meriah. Anak-anak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan tim BKSDA Jakarta. Agenda dimulai dengan perkenalan dan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan berbagai aktivitas yang dikemas secara menyenangkan dan interaktif.

Pengenalan Satwa dan Tumbuhan

Melalui storytelling satwa liar, siswa diajak mengenal satwa-satwa yang menjadi ikon konservasi, antara lain Harimau Sumatera, Kukang, Elang Jawa, dan Kura-kura Leher Panjang. Cerita-cerita ringan ini membangkitkan rasa ingin tahu sekaligus menumbuhkan empati anak-anak terhadap satwa yang semakin terancam keberadaannya.

Selain itu, terdapat sesi pengenalan tumbuhan langka yang menyoroti pentingnya menjaga kekayaan flora Indonesia. Anak-anak belajar bahwa tumbuhan bukan hanya penopang kehidupan, tetapi juga bagian dari warisan alam yang harus dilindungi.


Baca Selengkapnya

Diterbitkan 26 Sep 2025

Cites & Indonesia: Bersama Melindungi Kekayaan Alam

Jika hutan gundul, siapkah kita menghadapi bencana tanpa henti?
Jika satwa penyerbuk hilang, siapkah kita melihat panen berkurang?
Inilah mengapa perlindungan satwa dan tumbuhan itu penting!
Bukan hanya aturan nasional, tapi juga komitmen dunia melalui CITES-agar kekayaan hayati tidak punah karena perdagangan berlebihan

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 22 Sep 2025

Penyu Sisik Terdampar di Pulau Sabira: Sinergi Masyarakat dan Pemerintah dalam Konservasi

Jakarta, September 2025 — Pada Jumat, 19 September 2025, seekor Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) ditemukan terdampar di lapangan sepak bola Pulau Sabira, Kepulauan Seribu. Diduga penyu tersebut baru saja bertelur dan kehilangan arah untuk kembali ke laut.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa pelestarian satwa liar bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Warga Pulau Sabira menunjukkan kepedulian luar biasa dengan tidak memanfaatkan penyu untuk acara adat, dipelihara, maupun dikonsumsi. Sebaliknya, mereka segera mengarahkan penyu kembali ke laut, serta menyelamatkan telur-telurnya untuk ditetaskan di Rumah Penyu Pulau Sabira.

Balai KSDA Jakarta mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk nyata sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga keberlangsungan satwa langka. Penyu Sisik, yang berstatus Critically Endangered (CR) menurut IUCN, merupakan bagian penting dari ekosistem laut dan indikator kesehatan lingkungan pesisir.


 

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 22 Sep 2025

Evakuasi dan Serah Terima Satwa Dilindungi di Jakarta Utara

Dari hasil Patroli Pemanfaatan Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) yang dilakukan tim Resort Jakarta Utara Balai KSDA Jakarta, sebagai upaya melakukan penyelamatan satwa liar dilindungi sesuai PermenLHK No.106 Tahun 2018.

Pada tanggal 22 September, BKSDA Jakarta menerima penyerahan

satwa yang dilindungi secara sukarela dari Kantor Walikota dan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara.

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 19 Sep 2025

Translokasi Satwa Satwa Menuju BKSDA Maluku

Pada Kamis, 18 September 2025, Balai KSDA Jakarta kembali membuktikan komitmen dalam menjaga kelestarian satwa liar dengan melaksanakan kegiatan translokasi satwa ke Balai KSDA Maluku.

Sebanyak 40 ekor kadal lidah biru (Tiliqua gigas) dan 9 ekor biawak Maluku (Varanus indicus) hasil penyerahan masyarakat dikembalikan ke habitat alaminya setelah sebelumnya menjalani perawatan sementara di Pusat Penyelamatan Satwa Tegal Alur.

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 19 Sep 2025

Di Balik Keheningan Hutan Mangrove Pulau Rambut, Tersembuyi Ancaman Yang Tak Kasat Mata

Hutan mangrove Pulau Rambut jadi tempat hidup bagi banyak satwa liar. Tapi sekarang, sampah plastik yang terbawa arus laut mulai mencemari kawasan ini. Sampah tersangkut di akar mangrove, merusak ekosistem, dan mengganggu keseimbangan alam.

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 18 Sep 2025

Penyu Sisik, Si Penjaga Laut

Yuk kenalan dengan Penyu Sisik, Si Penjaga Laut! 

Penyu sisik (_Eretmochelys imbricata_) adalah satwa laut dilindungi yang berperan penting menjaga terumbu karang.

Pulau Sabira di Kepulauan Seribu menjadi habitat penting tempat penyu sisik bertelur.

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 18 Sep 2025

Peresmian Anviary Park Indonesia Oleh MenhutyDan Wamenhut

Senin, 24 Februari, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni beserta Wamenhut Sulaiman Umar membuka secara resmi Aviary Park Indonesia di Bintaro Creative District, Tangerang Selatan.

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 17 Sep 2025

SM Pulau Rambut & CA Pulau Bokor Surga di Balik Ancaman

Halo Sobat Jaco! 

Pernahkah kamu berpikir ke mana perginya sampah plastik yang kita buang? Sayangnya, banyak di antaranya berakhir mencemari lautan dan ekosistem alam yang indah.

Pulau Rambut dan Pulau Bokor, surga bagi ribuan satwa, kini menjadi saksi bisu dari masalah ini.

Sampah kiriman dari daratan memengaruhi dan mengancam kehidupan di sana, bahkan mengubah perilaku satwa.

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 15 Sep 2025

Kunjungan TK Negeri Pulau Untung Jawa 01 ke Pulau Rambut

Halo Sobat Jaco!
Hari Kamis, 11 September 2025, Anak-anak TKN Pulau Untung Jawa 01 belajar mengenal Penyu Sisik, satwa langka yang kini semakin jarang ditemui. Dari cerita sederhana, mereka tahu bahwa menjaga laut berarti menjaga kehidupan. 

Baca Selengkapnya