Selamat Datang di Website Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta!     

Diterbitkan 10 Dec 2025

BKSD Jakarta Laksanakan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Konservasi Mahasiswa Politeknik Jakarta Internasional melalui Edukasi, Diskusi, dan Aksi Penanaman Mangrove di Suaka Margasatwa Muara Angke sebagai Upaya Penguatan Ekosistem Pesisir Berkelanjutan

BKSD Jakarta melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas konservasi bagi mahasiswa Politeknik Jakarta Internasional di Suaka Margasatwa Muara Angke melalui kegiatan edukasi, diskusi interaktif, dan aksi penanaman mangrove sebagai upaya penguatan kesadaran lingkungan dan rehabilitasi ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 09 Dec 2025

PPS Tegal Alur Laksanakan Kegiatan Translokasi Satwa Liar ke Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) sebagai Wujud Penguatan Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup

PPS Tegal Alur melaksanakan kegiatan translokasi satwa liar hasil pengamanan Gakkum LHK ke Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) sebagai upaya konservasi, rehabilitasi, dan pengembalian satwa ke habitat alaminya melalui sinergi lintas unit kerja dalam rangka pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 04 Dec 2025

BKSD Jakarta Tegaskan Komitmen Pelestarian Keanekaragaman Hayati sebagai Upaya Menjaga Keseimbangan Ekosistem dan Keberlanjutan Lingkungan Hidup

BKSD Jakarta mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi aktif dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati guna menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan lingkungan hidup di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 01 Dec 2025

BKSD Jakarta Gelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun KORPRI ke-54 Tahun 2026

BKSD Jakarta menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54 Tahun 2026 sebagai wujud penguatan komitmen Aparatur Sipil Negara dalam meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 30 Nov 2025

BKSDA Jakarta Melaksanakan Uji Coba Penerapan Format LHP/VIS-D dan BAP/VIS-D dalam Rangka Penguatan Tata Kelola Pelaksanaan Verifikasi Tumbuhan dan Satwa Liar

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta melaksanakan kegiatan uji coba penerapan Format Laporan Hasil Pemeriksaan/Verifikasi (LHP/VIS-D) dan Berita Acara Pemeriksaan/Verifikasi (BAP/VIS-D) pada tanggal 24–28 November 2025 kepada sejumlah mitra pengusahaan Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyempurnaan sistem administrasi verifikasi guna mewujudkan tata kelola pelayanan yang lebih efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta memberikan kepastian prosedur bagi petugas pelaksana maupun pelaku usaha dalam proses pemeriksaan dan verifikasi TSL.

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 28 Nov 2025

Sinergi Lintas Sektor Berhasil Menggagalkan Upaya Penyelundupan Tumbuhan dan Satwa Liar di Pelabuhan Tanjung Priok

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta bersama TNI Angkatan Laut (Koarmada III Jakarta), Pos Polisi Pelabuhan Tanjung Priok, dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT PELNI) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan tumbuhan dan satwa liar (TSL) melalui jalur transportasi laut di Pelabuhan Tanjung Priok. Dalam operasi pengawasan tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan sebanyak 133 ekor reptil yang terdiri atas beberapa jenis biawak dan ular. Seluruh satwa selanjutnya diserahkan kepada Balai KSDA Jakarta untuk dilakukan identifikasi, pemeriksaan kesehatan, rehabilitasi, serta pelepasliaran kembali ke habitat alaminya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 24 Nov 2025

Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan SOP Penyelamatan Satwa di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) di Tegal Alur

Jakarta, November 2025—Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai upaya memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan efektivitas layanan, serta memastikan konsistensi pelaksanaan tugas di seluruh unit kerja. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai seksi dan subbagian, sehingga forum dapat berjalan dengan perspektif yang menyeluruh dan berbasis kebutuhan lapangan.

FGD dilaksanakan sebagai ruang konsolidasi untuk meninjau alur kerja yang telah berjalan, mengidentifikasi kesenjangan prosedur, serta merumuskan langkah perbaikan yang realistis dan terukur. Setiap peserta diberikan kesempatan menyampaikan pandangan, pengalaman operasional, serta rekomendasi teknis yang relevan dengan penyusunan SOP. Proses diskusi berlangsung dinamis, partisipatif, dan berorientasi pada hasil.


Baca Selengkapnya

Diterbitkan 24 Nov 2025

Mahasiswa Universitas Bina Nusantara (BINUS) Berpartisipasi dalam Kegiatan Penanaman Mangrove di Suaka Margasatwa Muara Angke

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta memfasilitasi kegiatan partisipasi mahasiswa Universitas Bina Nusantara (BINUS) dalam aksi penanaman mangrove di Suaka Margasatwa Muara Angke, Jakarta Utara. Kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi dalam mendukung upaya rehabilitasi ekosistem pesisir, pelestarian keanekaragaman hayati, serta peningkatan kepedulian generasi muda terhadap konservasi sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Baca Selengkapnya

Diterbitkan 19 Nov 2025

In-House Training: Pengenalan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) Dalam Tata Kelola Verifikasi dan Dokumen Sebelum Pengiriman ke Luar Negeri

Jakarta, November 2025 — Dalam rangka memperkuat kapasitas teknis dan meningkatkan koordinasi dalam upaya konservasi satwa liar, kegiatan ini diselenggarakan sebagai forum berbagi pengetahuan, pembaruan informasi, serta penyamaan persepsi antar unit kerja. Kegiatan dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengelolaan satwa liar berbasis sains, sekaligus memastikan praktik konservasi tetap selaras dengan regulasi dan standar keselamatan yang berlaku.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko, S.Hut., M.Sc., Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kemenhut. Kehadiran beliau memberikan penguatan moral dan arahan strategis terkait pentingnya peningkatan kompetensi teknis dalam menjaga keberlanjutan Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL).

Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh Ammy Nurwati, M.M. Sekretaris Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kemenhut yang memberikan dukungan penuh.


Baca Selengkapnya

Diterbitkan 23 Oct 2025

20 Kura-Kura Leher Ular Rote Dilepasliarkan: Agar Tak Lagi Jadi Terlangka di Dunia

KOMPAS.com — Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan pelepasliaran satwa endemik terancam punah 20 Kura-Kura Leher Ular Rote (Chelodina mccordi) di habitat aslinya di Danau Ledulu, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

"Dengan status konservasi kritis, mengindikasikan bahwa populasi alaminya berada di ambang kepunahan, Oleh karena itu pemerintah menetapkan kura-kura Rote sebagai satwa yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 106 Tahun 2018," kata Menhut Raja Juli Antoni dalam pernyataan diterima di Jakarta pada Rabu (22/10/2025). 

Dalam pelepasliaran yang dilakukan pada Selasa (21/10/2025) Menhut mengingatkan bahwa kura-kura leher ular Rote adalah satwa asli Indonesia yang masuk dalam kategori kritis terancam punah. Tidak hanya itu Kura-Kura Leher Ular Rote masuk sebagai salah satu dari 25 kura-kura terlangka di dunia.

Puluhan satwa itu dilepasliarkan setelah sebelumnya dikarantina di instalasi karantina hewan milik PT Alam Nusantara Jayatama dan dilakukan observasi selama tiga bulan untuk melihat kondisi kesehatan, kemampuan berburu, hingga perilaku reproduksi.

Setelah itu Kura-Kura Leher Ular Rote dipindahkan ke kandang habituasi di danau alami yakni Danau Ledulu ataupun Danau Lendo Oen. "Menjaga Rote sama dengan menjaga Indonesia, tidak ada Rote tidak ada Indonesia. Sesuai pasal 33, Kura-Kura Leher Ular Rote ini bagian dari kekayaan Indonesia yang hanya dimiliki oleh Indonesia dan akan dipertahankan dengan seluruh upaya kita," ujar Menhut seperti dikutip Antara.


Baca Selengkapnya